Tanpa Barang Bukti Narkotika, Axel Matthew Masih Mendekam di Penjara

Tanpa Barang Bukti Narkotika, Axel Matthew Masih Mendekam di Penjara

Kabar5.Com, | Pegelaran sidang lanjutan anak Jeremy Thomas, Axel Matthew dengan agenda eksepsi diadakan pukul 10.00 WIB di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten pada Kamis (14/9/2017). Amin Zakaria selaku kuasa hukum Axel memaparkan poin-poin keberatan terhadap dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada 11 September lalu. 

Amin menilai dari berita acara penyidik sudah dijelaskan bahwa tidak ditemukan barang bukti berupa narkotika dan sejenisnya kala proses penangkapan Axel berlangsung. Sehingga mereka masih berupaya agar pemuda 20 tahun itu dapat segera dibebaskan dari tahanan.

Ini sebenarnya nota keberatan kita berangkat dari fakta dari kepolisian dan berita acara penyidikan seperti bahwa si Dimitri itu menghubungi axel. Axel diminta ke Hotel Kristal, setelah itu dilakukan penyergapan dan tidak ada barang bukti. Engga ada (happy five),” terang Amin usai persidangan.

“Sehingga seperti disurat dakwaan, waktu dibawa ke kamar juga tidak ada barang bukti. Makanya jam 12 dibawa ke Polda Metro Jaya terus dipulangkan,” sambungnya.

Terkait penahanan Axel yang kini mendekam di Lapas Pemuda Tangerang, pihak keluarga juga tidak memberlakukan penangguhan tahanan. Mereka percaya kasus Axel dapat segera dituntaskan.

Engga ada penangguhan, kita patuh aja pada proses hukum. Kita percaya karena kita baik jaksa maupun pengacara sama-sama bagian penegak hukum, tapi tetap yang memutuskan benar atau tidaknya itu Majelis Hakim,” jelas Amin.

Dalam sidang kali ini, Axel hadir dengan setelan kemeja putih dipadukan celana berwarna hitam. Sang ayah, Jeremy Thomas pun nampak datang untuk memberikan dukungan moril kepada Axel yang tengah bergelut dengan masalah hukum.

Axel sendiri dijerat dua pasal sekaligus oleh JPU yaitu pasal 61 juncto 71 Ayat 1 dan Pasal 60 Ayat 5 juncto 69 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Pemuda 20 tahun ini terancam hukuman tiga tahun penjara.

Sebagaimana diketahui, Axel ditangkap oleh petugas Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta pada 15 Juli 2017 di Hotel Kristal. Dari hasil pemeriksaan, polisi berhasil mengantongi bukti transfer uang senilai Rp1,5 juta dari rekening Axel untuk pembelian happy five.

Sebelumnya, Jeremy Thomas sempat melaporkan anggota yang menangkap Axel dengan tuduhan penganiayaan ke Propam, Mabes Polri pada 17 Juli 2017. Namun laporan tersebut dicabut saat Jeremy sadar sang anak berada diposisi yang salah dimana Axel berusaha mengelak sehingga terjadi baku hantam dengan pihak berwajib saat penangkapan.

Sidang lanjutan sendiri rencananya akan diadakan pada 18 Setember 2017 dengan agenda dari pihak JPU yang bakal menjawab eksepsi yang diajukan Axel pada hari ini. (red)

banner 468x60

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.